Danuntuk lebih jelasnya, berikut adalah daftar puisi dalam kumpulan contoh puisi 2 bait tentang keindahan alam. PUISI ALAM PAGI Oleh: Tri Astuti Mata terbuka dipagi buta nan dingin Suara burung berkicau mengagungkan sang pencipta Embun berkilau didahan bagai permata Memancarkan keindahan nan molek Alam pagi penuh keheningan
PuisiAlam Tentang Keindahan Alam Indonesia ~ Sajak Twitter + bahasa Inggris #2 . Source : seuntaipuisi.blogspot.com. Puisi Keindahan Alam 2 Bait ~ Sajak Twitter. PUISI ALAM PAGI Hari. Ku terbangun di pagi buta yang dingin . Suara burung ramai menyambut hari . Kilau embun di dedaunan silaukan mata . Keindahan alam pagi yang begitu menawan hati
Puisikepemimpinan adalah pemimpin terdahulu, pemimpin saat ini, dan pemimpin masa mendatang yang merajut harmoni bangsa dalam bait-bait syair kepemimpinan. Harmoni Indonesia tidak hanya dilahirkan dari jiwa-jiwa kepemimpinan manusia melainkan juga alam semesta dan seisinya serta tak terlepas dari intuisi keindahan sang PenciptaNya.
ContohPuisi Bertema Puisi Tentang Keindahan Alam Indonesia 2 Bait - Berbagai Contoh. 25+ Contoh Puisi Bahasa Madura yang Penuh Semangat Hidup [Lengkap] Pantun 2 Bait Cinta - Kata Kata Cinta. bait pertama2.makna puisi bait kedua3.makna puisi bait ketiga4.makna puisi bait - Brainly.co.id.
Puisitentang laut Silahkan di baca puisi tentang keindahan laut dan pantai di bawah ini.Semoga puisi yang bertemakan tentang laut kali ini berguna dan bermanfaat untuk kita semua. Kami sengaja membuat beberapa puisi tentang laut dan keindahannya kali ini hanya untuk menyadarkan kita semua bahwa laut indonesia sangat indah dan juga sangat kaya.
LENGKAP⏩ Kumpulan Contoh Puisi Tentang Hutan 2 bait, 4 bait, 5 bait, hutan mangrove, Pinus, kebakaran, penggundulan hutan dan lainnya. Puisi Tentang Alam. Daftar isi : Puisi Tentang Hutan Indonesia Berikut, contoh Puisi Tentang Hutan Pinus di Indonesia : Pinus Dan Keindahan. Kau tempat yang indah, Kekayaan pohon yang mewah, Berdiri
Pada pembahasan materi tematik kelas 6 SD tema 9 kali ini kamu akan mempelajari tentang puisi yang berjudul 'Keindahan Alam'. Sebelum mengerjakan kunci jawabannya, kamu diminta untuk memahami isi materinya terlebih dahulu. Puisi merupakan salah satu jenis sastra yang bahasanya menggunakan majas-majas yaitu dari gaya bahasa, kiasan atau penggambaran.
Contohpuisi tentang keindahan alam Alam Indonesia mempunyai pesona yang sangat indah itu sudah terkenal sampai ke luar negeri. Puisi ibu 2 bait 4 baris. Puisi bisa menjadi ungkapan kita akan sesuatu yang kita lihat dan kita rasakan dengan kata kata yang imajinatif. Rintihan Hujan Dimalam Itu. Daftar Isi Puisi Tentang Hutan.
DaftarIsi Puisi Tentang Keindahan Alam 2 Bait : Munajat Alam Damai Hembusan Udara Bukit Alamku Sempurna Di Tepi Pantai Alam Tuhanku Petani Desa Musim Panen Tempat Berpijak Puisi lebih memiliki kata yang padat dan ringkas yang mana dihasilkan melaui endapan pikiran, perasaan, dan imajinasi lalu diimplementasikan menjadi sebuah tulisan.
2 Puisi Keindahan Alam 2 Hutanku Yang Hijau. Daun-daun nampak berjatuhan pelan Satu persatu yang telah menguning Namun rimbun hijau masih berada di tangkai Daun-daun segar yang dihinggapi burung-burung Tempat mereka menari dan berkicau. Sejuk terasa di bawahnya Semilir angin berhembus damai terasa Menjadikan diri betah disana Hutanku yang
Hfh8u. Keindahan alam menginspirasi banyak orang untuk membuat puisi. Banyak pujangga yang menggambarkan keindahan tersebut dalam bait puisi. Buatlah sebuah puisi tentang keindahan alam jam di Indonesia!JawabanBerikut ini merupakan contoh beberapa puisi yang berisikan alam Indonesia yang AlamkuKemanapun aku pergiMenjelajahi negeri iniBerbagai keindahan kunikmatiKagum ku tak pernah hentiLihatlah gunung-gunung yang menjulangBagaimana dapat menyentuh awanLihatlah mentari selalu terangMenghangatkan negeri sepanjang zamanLihatlah pantai pantaiBergemuruh dengan ombaknyaTerlihat mentari terbit di sanaBeribu mata terpesonaLihatlah sawah-sawah yang terbentangMembuat jiwa merasa tenangSekujur jiwa merasa damaiMemandang sawah yang amat permaiBetapa indahnya alamkuDi negeri nusantara yang tercintaSemoga malam ini selalu terjagaAnak cucu kita mewarisinya2. Indonesia TercintaDi negeriku IndonesiaTerbentang pulau beribu-ribuBeraneka ragam budayaKeindahannya mengusik kalbuDi negeriku tercintaTerdapat berbagai kekayaanDari pohon hingga permataDi daratan hingga lautanDi tanah negerikuPohon-pohon tumbuh bahagiaBunga-bunga bermekaran senantiasaSawah-sawah menjadikan sejahteraHingga insan di pelosok desaAwanpun berarak riangDi langit biru yang terbentangMengembara di negeri nusantaraDari selatan hingga utaraMelintasi gunung yang kokoh berdiriLautan yang indah anugerah illahiMendengar debur ombak di pantaiOh, hati siapakah yang tak merasa damai?Itulah negeriku yang tercintaSelalu kerindu sepanjang masaKan kujaga selama-lamanyaHingga akhir menutup mata4. Pesona DesaDi pagi hariKicauan burung tiada hentiTerbang di antara bunga berseriMenghibur hati para petaniNyanyian merdu bangunkan pagiSebagai tanda datangnya mentariBentangan sawah sudah menantiTuk dijamah oleh tangan petani5. PegununganCericit burung pegununganMenemani langkah kakikuDi antara angin yang semilirKulihat indah tak terkatakanHirup udara begitu segarNyanyian serangga mulai terdengarDan sungaipun terus mengalirDari hulu hingga ke hilirNun di bawah sanaTerhampar kampung dan desaRamah sopan para penduduknyaMembuat diriku selalu bahagia6. Puisi Alam DesaHamparan sawah tampak keemasanPetani datang hendak menyapaBurung-burung mulai berterbanganMengitari padi di alam desaGemericik sungai terdengar syahduMenemani insan sepanjang waktuMembasuh jiwa yang mulai lusuhHilangkan penat dalam kalbuBila tiba waktu petangBangau-bangau terbang pulangDiantara awan-awanDengan cahaya Surya keemasan7. Kelahiranku Di desa tempat kelahirankusawah terhampar bertingkat-tingkatMenghiasi kaki gunungTerbelah oleh sungai yang jernihMargasatwa sering bernyanyiMemecahkan malam yang sunyiMenemani para petaniYang bekerja sepenuh hatiAngin bertiup dalam kesejukanBersemi di antara dedaunanPemandangan teramat PermaiKehidupan desa memang damai8. Simfoni AlamDan angin pun bersemilirMenyentuh dedaunan yang hijauDisertai gemericik airAlamku begitu memukauIndonesiaku penuh keindahanDisanalah aku dilahirkanNegeri anugerah dari TuhanDi dalamnya penuh dengan kekayaanGerimis datang menghampiriHujan turun mencurahkanTanahnya subur negerinya makmurDiberikan agar kita bersyukur9. Indonesia Adalah RumahkuRumahku adalah IndonesiaYang halamannya adalah hamparan sawahPagarnya adalah gunung-gunungKolamnya adalah lautanRumahku hiasannya indahDengan tiupan angin di pantaiOmbak yang bergemuruh tiada hentiDan gelombang yang selalu datangUdaranya adalah kesejukanDengan embun Pagi yang membasahiKabut tipis yang melindungiCahaya pagi yang menghangatkan10. KabutDi suatu pagiDisudut Indah sebuah desaKulangkahkan kakiKeluar rumah menuju semestaKulihat kabut tipis berwarna putihMengambang di antara pesawahanEmbun pagi masih membasahiWalau cahaya surya telah keemasanDi suatu pagiAku terdamparSalah satu desa negeri ku Anak DesaCahaya SuryaMalu-malu menembus jendelaMaka aku buka sepenuh jiwaRupanya pagi pun telah tibaAku adalah anak desaYang akrab dengan alam semestaMenikmati hembusan udaraBekerja di bawah cahaya suryaJika siang telah tibaAku pun pergi ke padang rumputDi sanalah aku menggembalaHingga petang datang menjemput12. PantaiBeribu-ribu pantai di negerikuIndahnya tiada terkiraBerdiri aku hanya terpakuMemandang keluasan semestaSuara ombak mengalun merduDi antara nyanyian camarMembalut hati yang senduMemandang Alam yang terhampar13. Alam PermaiKurasakan kedamaianDari turunnya hujanKurasakan kehangatanDari cahaya matahariKudapatkan kesejukanDari angin yang bertiupKudapatkan keindahanDari alam yang terhamparKuhirup udara segarDi antara pepohonanTuhan telah menganugerahkanNegeri ini dengan keindahanBerbagai hal kita temukanPenyempurna kehidupan14. SenjaSenja di pelabuhan tuaMembawa sebuah suasanaMembuat hatiku tertawanMemandang Indah awan gemawanCahaya redup begitu sejukUfuk barat langit memerahKunikmati sembari dudukSenja ini membuat hatiku cerahMenikmati senja yang indahAdalah sebuah anugerahTak perlu jauh-jauh pergi ke manaDi negeriku semuanya tersedia15. NegerikuNegeriku hijau ranauTumbuh tanaman serta pohonHujan gerimis menyuburkanHujan deras menumbuhkanSemoga Indonesia semakin makmurKarena tanah yang begitu suburSemoga kita pandai bersyukurJangan pernah menjadi manusia kufur16. Alam di Senja HariDi setiap senjaAku duduk di berandaMemandang langit yang cerahSiang hari menjelang senjaKan ku lihat indahnya langitYang berwarna keemasanBurung kecil masih bercericitTerbang di antara dahan-dahanKupandang awan yang tipisBagai sebuah lukisanAroma senja mulai terciumBetapa damainya sekujur jiwa17. Puisi GunungLembah-lembah terlalu IndahUntuk diceritakan dalam marahBagaikan selendang bergulung-gulungJatuh dari atas gunungDesa kecil begitu mungilDi sejukkan sungai kecilPenduduknya hidup damaiDiantara ladang yang PermaiJauh dari hiruk pikuk kotaDi sini jiwaku bisa tertataSepanjang hari merasa bahagiaAlangkah indahnya hidup di desa18. Gunung Betapa gagahnya dirimuDiam membisuHanya tubuh yang menjelang tinggiBagai ingin menyentuh awanKau hembuskan udara dinginHingga tubuhku menggigilDi antara bebatuanTerasa diriku amatlah kecilAku ingin seperti dirimuYang gagah penuh kharismaNamun sekali engkau marahAkan mendatangkan sebuah bencana19. Subur MakmurDan hujan pun turun berderaiMembasahi ranting-rantingDedaunan terlihat segarBermandikan air hujanInilah negeriku tercintaIndonesia yang subur makmurYang ditanam segera tumbuhSebab hujan turun setiap tahunHujan turun di rimba rayaTurun pula ke gunung-gunungTurun pula di lautanUdara yang penat LautDi sinilah ombak dimulaiTiada henti terus berderaiDisinilah ikan berenangBermain-main di antara karangLautan adalah rumahBagi nelayan IndonesiaTakut pun mereka tak pernahBerlayar terus menjelajahinyaBila senja telah tibaKu duduk ditepi pantaiMemandang lepas ke lautanOmbaknya datang terus berderai21. Laut dan NelayanLama sudah tak berjumpaTak berkunjung ke sanaKelautan NusantaraYang indahnya tiada terkiraIngin ku lihat air Yang jernihAtau pantainya yang berpasir putihAtau bebatuan yang tergeletakTempat bermain anak pantaiIngin kulihat lagi para nelayanYang bekerja menerjang gelombangBerangkat di waktu petangPulang pagi membawa ikan23. Si Ikan KarangKulihat si ikan karangSenang sekali dia berenangMenghiasi lautanMenarik para insanAlam Indonesia betapa indahWisatawan pun terpesonaDari jauh mereka datangHanya menikmati satu keindahanDi Bunaken mereka menyelamDi raja Ampat mereka terkesimaMemang tiada bandingannya24. HutanAku rindu pada hutanDengan aromanya yang tak bisa ku lupakanWangi dari getah pepohonanBetapa membuat hatiku nyamanBerada diantara dedaunanBerjalan di antara pepohonan besarMembuatku merasa keagunganTuhan pencipta seluruh alamPuisi keindahan alam untuk anak-anak25. Sawah Yang IndahTerlihat luas membentangSawah indah yang menghijauTempat para petaniMenanam benih padiIndahmu tak terkiraAnugerah dari Yang kuasaBersyukurlah kita semuaUntuk alam yang sangat indah26. Sawah Inilah pemandangan sawahSemuanya serba indahTempat kita melepas lelahBersusun-susun di lereng gunungItulah sawah di nusantaraTerlihat indahTerlihat damaiKuingin selalu berkunjungMelihat keindahan nyaBermain kelereng gunungMerasakan suasana kampung27. Bermain di SawahBerlari aku di pematang Melewati tumbuhan padiHatiku terasa senangSawah ini begitu asriBermain ke tengah sawahSegalanya terasa indahMenangkap banyak belalang Mengejar capung yang Desaku PermaiSejauh mata memandangTerlihat padi yang menghijauSawah luas membentangMenghadirkan keindahanInilah negeriku tercintaIndonesia yang kaya rayaMemandang ciptaan TuhanTerlihat jelas di depan mata29. PergiBila pergi ke alam luasMenuju pantai yang berpasirKudengar burung-burung berkicauBermain pula di perahu nelayanBila pergi ke hutan rimbaBurung berkicau tiada hentiMenghiasi alam semestaDengan nyanyian menghibur hatiKumpulan Puisi Tentang Alam Rusak30. BumiInilah bumi yang sangat megahKepada manusia diberikanSebagai sebuah amanahYang harus dijaga dilestarikanHutan sungai air dan tumbuhanMereka butuh kasih sayangJangan sampai dihancurkanDemi memenuhi kerakusan
Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengekspresikan kekaguman terhadap keindahan alam Indonesia. Salah satunya adalah melalui puisi. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia KBBI, puisi merupakan ragam sastra yang bahasanya terikat oleh irama, matra, rima, serta penyusunan larik, dan bait. Sedangkan menurut salah seorang ahli, Sumardi, seperti dikutip dari buku Sastra Indonesia, puisi adalah karya sastra dengan bahasa yang dipadatkan, dipersingkat, dan diberi irama dengan bunyi padu dan pemilihan kata yang imajinatif. Bisa dibilang, puisi merupakan salah satu bentuk karya sastra yang berisi ungkapan dan perasaan, bak itu sedih, senang, marah hingga kagum. Dengan menulis puisi, Anda bebas mengekspresikan perasaan terhadap suatu hal, termasuk keindahan alam Indonesia. Tidak hanya itu, menulis puisi juga bisa menjadi salah satu cara menunjukkan rasa cinta tanah air Anda. Contoh Puisi Keindahan Alam Indonesia Berikut ini beberapa delapan contoh puisi tentang keindahan alam Indonesia yang dikutip dari beberapa sumber sebagai inspirasi. 1. Keindahan Alam Ini Betapa indahnya negeri ini Laut yang berombak ombak Lereng yang bertingkat-tingkat Angin berhembus sepoi-sepoi Berdiri aku di tepi pantai Di bawah langit yang membentang Merasakan negeri keindahan Indonesia yang ku sayang Indonesia Negeri Khatulistiwa Beribu nikmat di dalamnya Pemberian dari Tuhan yang Maha Esa Agar bersyukur kita kepada-Nya 2. Indonesia Adalah Rumahku Rumahku adalah Indonesia Yang halamannya adalah hamparan sawah Pagarnya adalah gunung-gunung Kolamnya adalah lautan Rumahku hiasannya indah Dengan tiupan angin di pantai Ombak yang bergemuruh tiada henti Dan gelombang yang selalu datang Udaranya adalah kesejukan Dengan embun Pagi yang membasahi Kabut tipis yang melindungi Cahaya pagi yang menghangatkan 3. Senja yang Indah Keemasan cahaya di cakrawala Di ufuk barat saat hari mulai senja Terbelalak mata saat memandangnya Keindahan dari Sang Maha Pencipta Sang surya bersiap untuk tenggelam Menjemput mesra ketenangan malam Meneguk cahaya dalam-dalam Menyempurnakan keindahan malam Lembayung indah tampak kekuningan Gradasi warna bagaikan lukisan Di sudut langit yang tipis berawan Hiasan terbesar sepanjang zaman 4. Pesona Alam Hijau Terperosok pada hamparan hijau Menggantung pada nuansa manja ilalang Tunggu! Akan ku hirup perlahan aroma rumput ini Sebab, ku tau inilah ciptaan Tuhan yang harus kita nikmati Jauh di ufuk kehijauan Dengan dasar coklat yang menyatu pada komponen penting Berbasis kesuburan, yang terikat pada keindahan tanaman liar Sebut saja bunga Bunga menjadikan sepasang aksa siap meraih Sentuhan halus jemari mungil Siap mengabadikan momen kemekarannya Bidikan-bidikan kecil siap menjadikan momen indah untuk dikenang Sebagai hal ciptaan Tuhan yang terindah 5. Pancuran 7 Abadi Karya Dede Aditnya Saputra Desir angin sepoi menghembus perlahan Bersama nyanyian burung di pucuk dahan Airmu menari-nari dalam nestapa Mencairkan luka oleh karena cinta Tercium bau yang harum menawan Bau harum airmu memecahkan qalbu buana Tahukah kau akan qalbu buana itu? Yaitu qalbu yang dirundung duka dan nestapa Oh… nirwana puncak Gunung Slamet Kaulah tempat kami mengingat sang Kuasa Melepaskan jiwa yang bermuram durja Dan merenungkan masa jaya Selain air terjun mu yang menawan Terdapat mata air panas yang bersahaja Membuat kita bersatu dengan malam Apalagi malam Jumat orang Jawa Teruslah abadi kau Pancuran ketujuh Bersama keenam Pancuran di bawah sana Pancarkan sinar keemasan dalam airmu! Untuk melupakan rasa sendu yang menggebu 6. Hutan Karet Karya Joko Pinurbo Daun-daun karet berserakan Berserakan di hamparan waktu Suara monyet di dahan-dahan Suara kalong menghalau petang Di pucuk-pucuk ilalang belalang berloncatan Berloncatan di semak-semak rindu Dan sebuah jalan melingkar-lingkar Membelit kenangan terjal Sesaat sebelum surya berlalu Masih kudengar suara bedug bertalu-talu 7. Puisi Alam Desa Hamparan sawah tampak keemasan Petani datang hendak menyapa Burung-burung mulai berterbangan Mengitari padi di alam desa Gemericik sungai terdengar syahdu Menemani insan sepanjang waktu Membasuh jiwa yang mulai lusuh Hilangkan penat dalam kalbu Bila tiba waktu petang Bangau-bangau terbang pulang Diantara awan-awan Dengan cahaya Surya keemasan 8. Alam Tepian Pantai Gelombang air menari-nari di tepian pantai Menyapa pasir yang dimainkan bocah-bocah pantai Gerombolan camar berterbangan di atas ombak Berharap ikan segar tersambar di paruh-paruh mereka Gelombang ombak tepian pantai mengusap kedua mata kaki Terasa dingin meresap hingga ke relung dada Ikan-ikan kecil genit menggigit telapak kaki Menambah perasaan suka berada di alam indah ini Kupandangi jauh di ufuk benang kemerahan Terasa indah dipandang mata Kurasa sinar mentari indah inilah Yang menyatukan langit biru Dan laut dengan hamparan luasnya Ya Tuhan Perkenankan kami untuk menikmati indah alam-Mu Beberapa kali lagi Sebelum raga berada di ujung lubang tanah Perkenankan kami menjaga alam indah-Mu ini Agar lestari hingga ke akhir masa
– Contoh Puisi Tentang Keindahan Alam 2 Bait – Puisi adalah salah satu karya seni yang menggunakan tulisan sebagai medianya, sehingga tergolong dalam karya sastra. Bahasa yang digunakan pada puisi menggunakan bahasa yang memiliki makna untuk memberikan kesan estetik dan semantik. Umumnya puisi memiliki bait dan baris dengan jumlah tertentu. Munajat Alam Damai Hembusan Udara Bukit Alamku Sempurna Di Tepi Pantai Alam Tuhanku Petani Desa Musim Panen Tempat Berpijak Puisi lebih memiliki kata yang padat dan ringkas yang mana dihasilkan melaui endapan pikiran, perasaan, dan imajinasi lalu diimplementasikan menjadi sebuah tulisan. Berikut ini adalah puisi tentang keindahan alam 2 bait. Munajat Alam Aku mendengar kicauang burung yang indah, Memberi petunjuk hari telah mulai Juga sebagai penjaga alam semesta Tubuhku membeku terpesona akan keindahannya Anugerah yang begitu besar Dari Sang Pencipta untuk yang dikasihi-Nya Menutup mata sejenak, Merasakan sejuknya gunung-gunung Menghirup sedalam mungkin menuju pernapasan Rumah yang damai Tempat yang tentram Damai Hatiku damai mendengar air yang bergemiricik lembut Kubentangkan kedua tanganku Kugenggam udara dan air Kuteguk udara dan air Kesegaran alam Tuhan, Ini adalah titipan-Mu Kan kujaga selalu Pundakku tak dapat memikulnya Jika tanpa-Mu Sang Pencipta Alam Hembusan Udara Bukit Pohon-pohon menari Menyambut mentari Tersipu malu bersama burung-burung Memuji kehangatan mentari Asri nan damai alam ini Tak ingin ku beranjak Sejuk hingga relung hati ini Tak ada duanya Tempatku mengadu lelah Alamku Sempurna Alamku yang sempurna Tak ciptaan dari Yang Esa Emas dan permata Menjadi upeti Tak pernah mampu Menyanding nama itu Air menari-nari bersama pasir-pasir Menyapa bocah-bocah pinggir pantai Camar-camar terbang bebas di atasnya Mengharap kedatangan ikan-ikan Di Tepi Pantai Gelombang pantai membelai kedua kakiku Dingin merasuk ke dada Ikan-ikan genit Perasaan suka bertambah Memandang ufuk yang merah Indah di mata Sinar mentari yang takjub Menyatukan langit Hamaparan biru pun terbentang Alam Tuhanku Tuhan, Aku ingin menikmati ciptaan-Mu Untuk yang kesekian kalinya Sebelum ragaku melebur bersama tanah Sebelum rohku berpisah dengan jasad Aku ingin menjaga alam-Mu Agar lestari berkepanjangan Angin mendesir sepoi-sepoi Di lereng-lereng gunung nan hijau Bocah-bocah dengan riang bertelanjang kaki bersenang-senang Dengan cangkul di punggung Dan bakul di tangan Juga topi caping di atas kepalanya Dari sang raja siang Petani Desa Kumpulan orang-orang desa mencangkul Memetak-metak sawah Irigasinya digunakan sebagai permainan bocah-bocah di sana Semua riang tanpa beban Air di sungai gemericik terasa syahdu Mengiringi burung burung bersenandung Gurauan petani dan bocah bocah polos Bertelanjang kaki bersama alam Merasakan nuansa Harmoni Musim Panen Musim ini pun tiba Yang dinanti nantikan Hijau pun menjadi kuning Riuh bocah bocah bermain Memotong padi ramai ramai Sungguh Damai yang tak tergantikan Di bumi ini Harta emas pun tak mampu Sebongkah batu pun tak dapat Dibandingkan dengan segenggam padi Segenggam harapan petani Tempat Berpijak Mataku terbuka Dengan alam manja menyapa Tumbuhan subur Memberi kenyamanan jiwa Pohon pohon berseri Di sudut pulau Di seberang sana Hewan dan tumbuhan saling bercengkrama Rotasi perputaran hidup yang damai Senang Lepas Dan damai Itulah beberapa contoh puisi tentang keindahan alam 2 bait yang bisa kita bacakan sebagai bentuk kekaguman kita pada alam semesta. Sudah semestinya kita menjaganya dan melestarikannya agar asri dan indah dipandang. Daftar Contoh Puisi Tentang Keindahan Alam 2 BaitMunajat AlamDamaiHembusan Udara BukitAlamku SempurnaDi Tepi PantaiAlam TuhankuPetani DesaMusim PanenTempat Berpijak