sistempendukung, dan; dampak instruksional dan pengiring (Utomo, 2020, hlm. 43). Pengetahuan mengenai komponen model pembelajaran ini amatlah penting terutam jika kita ingin membuat pengembangan model pembelajaran tertentu. Penjelasan lengkap mengenai komponen model pembelajaran dan cara pengembangannya dapat disimak pada artikel di bawah ini. Komponenkomponen pendukung e-learning adalah sebagai berikut: Perangkat keras ( hardware ): komputer, laptop, netbook, maupun tablet. Perangkat lunak ( software ): Learning Management System (LMS), Learning Content Management System (LCMS), Social Learning Network (SLN). Infrastruktur: Jaringan intranet maupun internet. Elearning dapat diselenggarakan dengan berbagai model (Rashty,1999). a. Model Adjunct Dalam model ini e-learning digunakan untuk menunjang sistem pembelajaran tatap muka di kelas. Model ini dapat dikatakan sebagai model tradisional plus karena keberadaan e-learning hanya sebagai pengayaan atau tambahan saja. b. Model Mixed/Blended IlustrasiCara Kerja Web Service. Terdapat dua aplikasi yang sama-sama independen, kita sebut saja aplikasi A dan aplikasi B. Aplikasi A ada di dalam HTTP aplikasi A sementara aplikasi B berada di dalam HTTP aplikasi B. Aplikasi A yang merupakan klien akan mengirim request ke aplikasi B yang berperan sebagai server berupa pesan XML.. Pesan yang dikirim oleh aplikasi A tersebut yaitu pesan XML Setiap pelatihan e-Learning tersebut dirancang sedemikian rupa untuk memenuhi kebutuhan peserta didik yang megikutinya. Jadi, konten e-Learning yang profesional harus menemukan cara untuk mengembangkan konten yang informatif dan menarik. Infrastrukture-Learning dapat berupa personal computer (PC), jaringan komputer, internet dan perlengkapan multimedia. Termasuk didalamnya peralatan teleconference apabila kita memberikan layanan synchronous learning melalui teleconference. [2] synchronous learning mengacu pada sekelompok orang belajar hal yang sama pada saat yang sama di tempat yang sama. Elearning ini sendiri mempunyai beberapa karakteristik seperti yang telah dikemukakan oleh Suyanto (2005) mengemukakan 4 karakteristik e-learning yang terdiri dari: 1. Memanfaatkan jasa teknologi elektronik, dimana pengajar dan peserta didik, peserta didik dan peserta didik, ataupun pengajar dan sesama pengajar dapat berkomunikasi dengan Dalampembelajaran yang memanfaatkan e-learning dibutuhkan berbagai komponen pendukung Yang termasuk komponen pendukung dari e-learning adalah: a. Perangkat keras (hardware): komputer, laptop, netbook, maupun tablet. b. Perangkat lunak (software): Learning Management. System (LMS), Learning Content Management System. SOALKelas Maya dan E-Learning. 1. Apa manfaat dari kelas maya adalah 2. Belajar dapat dilaksanakan dimana saja dan kapan saja, disebut dengan 3. Yang termasuk komponen pendukung dari e-learning adalah a. Perangkat jaringan. ELearning Pembelajaran Ilustrasi Menggunakan Metode Iconix Process (Dedek Indra Gunawan Hts) |31 2. METODOLOGI PENELITIAN Penelitian ini menggunakan e-learning dengan metode Iconix Process untuk siswa/i yang mengikuti les pada Pixel Dash Art di Medan. Tujuan dari Iconix Process adalah menghasilkan desain berupa use case, robustness 6KvoKAk. Di Era digital telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan. Salah satu perubahan yang paling mencolok adalah munculnya e-learning atau pembelajaran elektronik. E-learning memberikan kemudahan dan fleksibilitas bagi para pelajar untuk belajar secara online tanpa batasan waktu dan dibalik kepraktisannya, terdapat komponen pendukung yang memainkan peran penting dalam kesuksesan e-learning. Dalam artikel ini, Brebesnesia akan mengenalkan beberapa komponen penting yang mendukung sistem Platform E-LearningKomponen utama dari e-learning adalah platform yang menyediakan lingkungan virtual untuk pembelajaran. Platform e-learning biasanya berbentuk situs web atau aplikasi yang memungkinkan pengguna untuk mengakses materi pelajaran, tugas, ujian, dan interaksi dengan pengajar dan sesama pelajar. Beberapa platform e-learning populer termasuk Moodle, Blackboard, dan Google Konten PembelajaranKonten pembelajaran adalah inti dari e-learning. Komponen ini mencakup materi pelajaran yang disajikan dalam format digital, seperti teks, gambar, video, dan audio. Konten pembelajaran harus disusun dengan baik, mudah dipahami, dan sesuai dengan tujuan pembelajaran. Penggunaan multimedia dalam konten pembelajaran dapat membantu meningkatkan keterlibatan dan pemahaman Interaksi dan KolaborasiE-learning bukan hanya tentang belajar sendiri, tetapi juga tentang interaksi dan kolaborasi antara pelajar dan pengajar. Komponen ini mencakup fitur seperti forum diskusi, ruang obrolan, dan kolaborasi dalam tugas kelompok. Interaksi dan kolaborasi ini memungkinkan pelajar untuk saling berbagi pemikiran, memperdalam pemahaman, dan memperluas Evaluasi dan Umpan BalikEvaluasi merupakan bagian penting dalam proses pembelajaran. Dalam e-learning, komponen ini mencakup tugas, ujian, dan kuis yang digunakan untuk mengukur pemahaman pelajar. Sistem e-learning juga harus menyediakan umpan balik yang konstruktif dan informatif untuk membantu pelajar meningkatkan prestasi Dukungan TeknisDalam lingkungan e-learning, dukungan teknis menjadi komponen yang sangat penting. Pelajar dan pengajar harus mendapatkan dukungan teknis yang memadai untuk mengatasi masalah teknis, seperti masalah koneksi internet, akses platform, atau masalah perangkat keras. Dukungan teknis yang responsif dan efektif sangat penting untuk menjaga kelancaran proses Keamanan dan PrivasiDalam era digital, keamanan dan privasi menjadi hal yang sangat penting dalam e-learning. Komponen ini mencakup langkah-langkah untuk melindungi data pribadi pelajar dan menjaga kerahasiaan informasi penting. Sistem e-learning harus memiliki kebijakan keamanan yang ketat dan menjaga privasi pengguna dengan menggunakan enkripsi dan perlindungan telah menjadi bagian integral dari dunia pendidikan modern. Untuk mencapai kesuksesan dalam e-learning, komponen pendukung yang telah disebutkan di atas harus dipertimbangkan dengan baik. Dengan platform e-learning yang kuat, konten pembelajaran yang baik, interaksi yang bermakna, evaluasi yang efektif, dukungan teknis yang handal, dan keamanan yang terjamin, e-learning dapat menjadi sarana pembelajaran yang efektif dan inklusif di era digital Artikel Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS